Muhammad Menjelang Baytil-Maqdis Agoes Cho | Tidak ada komentar Taufiq Ismail Taufiq Ismail - Puisi Awal (1953 - 1960) Langit yang melengkungkan dada, biru hitam Muka tengadah denyut darah tertahan - Kutoreh dadamu al-Amin, jantung baiduri - Kubuka langitKu... #ReadMore
Lewat Jendela Agoes Cho | Tidak ada komentar Taufiq Ismail Taufiq Ismail - Puisi Awal (1953 - 1960) Sebuah jendela meraihkan malam bagiku Seperti beribu malam yang lain. Ia berkiut Pada engsel waktu Ia membawa tempias. Debu Dan cahaya bulan... #ReadMore
Salman Pengelu-elu Agoes Cho | Tidak ada komentar Taufiq Ismail Taufiq Ismail - Puisi Awal (1953 - 1960) Salman terbungkuk pada punggung Lelaki nanar yang kehilangan diri Usia disandarkan di lingir kemah Menudungkan tangan pada mata tua Di kan... #ReadMore
Surat dari Lampung Agoes Cho | Tidak ada komentar Taufiq Ismail Taufiq Ismail - Puisi Awal (1953 - 1960) tegineneng, 8 Juli 1959 (km 37, tanjungkarang) yth. sdr. s.n. ratmana lingga 16, semarang I salam bahagia, rat apa kabar kau di jawa ada... #ReadMore
Fajar Agoes Cho | Tidak ada komentar Taufiq Ismail Taufiq Ismail - Puisi Awal (1953 - 1960) Fajar, hanya padamu sendiri istirah Ajalku pengap Hanya padamu jasmaniku yang resah Menemu lelap Seperti sungai berprahara Semula menubuh si... #ReadMore
Laut Tengah Agoes Cho | Tidak ada komentar Taufiq Ismail Taufiq Ismail - Puisi Awal (1953 - 1960) Laut tua, aku mabuk dengan suara Yang mengalir dari mulutmu bila Ia menganga seperti lonceng hijau dan Berklenengan sangat jauh. Kau tahu, k... #ReadMore
Kengan pada Dunia Kanak-Kanak Agoes Cho | Tidak ada komentar Taufiq Ismail Taufiq Ismail - Puisi Awal (1953 - 1960) Masih ingatkah kau, masa bocah kita Sekali lama, di desa Zahleh karunia Betapa di kebun anggur dua bayang bertemu Bertukar gelak di rimbu... #ReadMore
Tiga Pepatah Agoes Cho | Tidak ada komentar Taufiq Ismail Taufiq Ismail - Puisi Awal (1953 - 1960) Seorang pemburu membunuh unggas di hari sejuk Ketika menjagal itu, air matanya berlinang Kata seekor margasatwa: Lihat lelaki itu meratap Ka... #ReadMore
Dua Nukilan dari Odyssey Agoes Cho | Tidak ada komentar Taufiq Ismail Taufiq Ismail - Puisi Awal (1953 - 1960) Kemudian daging pun cair, pandang membeku, jantung hening detak Dan fikiran agung membubung ke puncak kemerdekaan asri Menggelepar dengan sa... #ReadMore
Suatu Pemikiran Bermukim dalam DiriKu Agoes Cho | Tidak ada komentar Taufiq Ismail Taufiq Ismail - Puisi Awal (1953 - 1960) Suatu pemikiran bermukim dalam diriku Aku akan mati di atas empuknya ranjang Aku akan layu sekuntum kembang Punah dikerikiti ulat durjana ... #ReadMore
Batasan Sajak Agoes Cho | Tidak ada komentar Taufiq Ismail Taufiq Ismail - Puisi Awal (1953 - 1960) Sajak adalah siul melengking curam Sajak adalah gemeretak kerucut salju beku Sajak adalah daun-daun meng-es sepanjang malam Sajak adalah dua... #ReadMore
Admiral Padang Gandum Agoes Cho | Tidak ada komentar Taufiq Ismail Taufiq Ismail - Puisi Awal (1953 - 1960) tim anak padang gandum rambutnya perang kusai jerami tim suka arbei ranum rengeknya menggayut gaun: mami! matanya biru warna danau pun bir... #ReadMore
N.Y. Agoes Cho | Tidak ada komentar Taufiq Ismail Taufiq Ismail - Puisi Awal (1953 - 1960) sebelas ribu mil dan rabu di sini mahal harganya poster pucat di beton dingin anak tuan-tuan butuh hijau cemara dinding kota menjulur dala... #ReadMore
Kutahu Kau Kembali Jua AnakKu Agoes Cho | Tidak ada komentar Taufiq Ismail Taufiq Ismail - Puisi Awal (1953 - 1960) Saudara kandungku pulang perang, tangannya merah Kedua pundak landai tiada tulang selangka Dia tegak goyah, pandangnya pada kami satu-satu A... #ReadMore
Dua Sajak Pegungan Libanon Agoes Cho | Tidak ada komentar Taufiq Ismail Taufiq Ismail - Puisi Awal (1953 - 1960) Sampaikan Kepada Gadis Tetangga Itu Sampaikan kepada gadis tetangga itu Yang menitipkan hatinya padaku Katakan padanya: telah aku jual Fir... #ReadMore
Pulang Agoes Cho | Tidak ada komentar Taufiq Ismail Taufiq Ismail - Puisi Awal (1953 - 1960) Dengan bertiupnya angin sehari-hari penuh pengejekan Dan pekayuan dipukul angin dan tertunjam, cintaku datang Dengan dendangnya mencariku di... #ReadMore
Kelopak Musim Semi Agoes Cho | Tidak ada komentar Taufiq Ismail Taufiq Ismail - Puisi Awal (1953 - 1960) Kepada Helen Werrbach yang memanggang rotiku kering yang menisik piamaku sobek Di Teluk Ikan Putih, telah terjangkar jasmaniku di pelabuha... #ReadMore
Nostalgia Pelayaran Atlantika Agoes Cho | Tidak ada komentar Taufiq Ismail Taufiq Ismail - Puisi Awal (1953 - 1960) Rindu pun kerna semenanjung dua benua mengeras di julang perbatuan karang Dendam pun kerna biru teluk Lisboa di dada tertatah serasa berli... #ReadMore
Mimpi Agoes Cho | Tidak ada komentar Taufiq Ismail Taufiq Ismail - Puisi Awal (1953 - 1960) Mimpi yang bernas melepas kejang remaja pandang ranum antara kita mengenggani hadir orang ke-3 Langit panas biru muda lantang nafas darah ... #ReadMore
Lagu Roban Agoes Cho | Tidak ada komentar Taufiq Ismail Taufiq Ismail - Puisi Awal (1953 - 1960) Bermerahanlah bunga semak liar pesisir rimba jati Pantai sepanjang liku berlambai kelopak randu -dan menjarak kau, -musim kemarau bertanga... #ReadMore
Komentar Terbaru